Blog

Blog contohpajak.com

Oleh

Ini Daftar Relaksasi Pajak. Anda masuk Yg Mana?

 363 total views,  1 views today

Ini artikel follow up atau menyambung postingan saya yang “Ntapzz, 6 Bulan Gajian Tanpa Potongan Pajak”. Biar gak pada penasaran aja, apa aja fasilitas kelonggaran pajak dari pemerintah untuk mengurangi dampak Corona pada sisi bisnis dan pajak. Ini dia.

Stimulus Fiskal

I. Relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21)

Relaksasi diberikan melalui skema PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100% atas penghasilan dari pekerja dengan besaran sampai dengan Rp200 juta pada sektor industri pengolahan (termasuk Kemudahan Impor Tujuan Ekspor/KITE dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor–Industri Kecil dan Menengah/KITE IKM). PPh DTP diberikan selama 6 bulan, terhitung mulai bulan April hingga September 2020.

II. Relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 22 Impor (PPh Pasal 22 Impor)

Relaksasi diberikan melalui skema pembebasan PPh Pasal 22 Impor kepada 19 sektor tertentu, Wajib Pajak KITE, dan Wajib Pajak KITE IKM. Pembebasan PPh Pasal 22 Impor diberikan selama 6 bulan terhitung mulai bulan April hingga September 2020 dengan total perkiraan pembebasan sebesar Rp8,15 triliun.

III, Relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh Pasal 25)

Relaksasi diberikan melalui skema pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30% kepada 19 sektor tertentu, Wajib Pajak KITE, dan Wajib Pajak KITE-IKM selama 6 bulan terhitung mulai bulan April hingga September 2020 dengan total perkiraan pengurangan sebesar Rp4,2 triliun. Apa saja 19 sektor tertentu tersebut:

  1. Bahan kimia dan barang dari bahan kimia
  2. Peralatan listrik
  3. Kendaraan bermotor, trailer, dan semi-trailer
  4. Farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional
  5. Logam dasar
  6. Alat angkutan lainnya
  7. Kertas dan barang dari kertas
  8. Makanan
  9. Komputer, barang elektronik dan optik
  10. Mesin dan perlengkapan
  11. Tekstil
  12. Karet, barang dari karet dan plastik
  13. Furniture
  14. Percetakan dan reproduksi media perekaman
  15. Barang galian bukan logam
  16. Barang logam bukan mesin dan peralatannya
  17. Bahan jadi
  18. Minuman
  19. Kulit, barang kulit dan alas kaki

IV, Relaksasi restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Relaksasi diberikan melalui restitusi PPN dipercepat (pengembalian pendahuluan) bagi 19 sektor tertentu, WP KITE, dan WP KITE-IKM. Restitusi PPN dipercepat diberikan selama 6 bulan, terhitung mulai bulan April hingga September 2020. Tidak ada batasan nilai restitusi PPN khusus bagi para eksportir, sementara bagi para non-eksportir besaran nilai restitusi PPN ditetapkan paling banyak Rp5 miliar.

  • Save
ringkasan relaksasi/kelonggaran fiskal

Stimulus Non-Fiskal

Ada 4 stimulus non fiskal yang diterbitkan mulai dari penyederhanaan dan pengurangan jumlah Larangan dan Pembatasan (Lartas) untuk aktivitas ekspor, penyederhanaan dan pengurangan jumlah Larangan dan Pembatasan (Lartas) untuk aktivitas impor, percepatan proses ekspor dan impor untuk Reputable Traders dan peningkatan dan percepatan layanan proses ekspor-impor.

Maaf nggak saya jabarkan satu persatu karena mumet sama istilah-istilah yang ada, bisa dibaca selengkapnya, link ada di bawah ya.

Gitu aja dulu ya.

Eh ngomong-ngomong, hari ini sudah ada yang ke KPP? 😅
baca postingan saya selanjutnya.

Sumber:

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy link
Powered by Social Snap