Blog

Blog contohpajak.com

Oleh

Putus Sambung Fungsi Waskon

 449 total views,  2 views today

Sudah tahukah Anda, per 1 Maret 2020 ada sedikit perbedaan tugas dan fungsi Waskon di KPP? DJP mengeluarkan kebijakan yang tertuang pada Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-75/PJ/2020 tentang Penetapan Perubahan Tugas dan Fungsi Kantor Pelayanan Pajak Pratama. Lalu apa efek sampingnya buat Anda? Nah berikut sekilas info dari saya selaku yg terlibat di dalamnya.

Waskon Dari Masa ke Masa

Era Modernisasi

Saya coba ingat-ingat dulu ya. Ketika KPP melakukan modernisasi dengan menggabungkan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dengan Kantor Pelayanan Pajak PBB (KP PBB) yang biasa disebut dengan era modernisasi sehingga muncullah sebutan KPP Pratama saya masih baru lulus kuliah ceritanya. Mungkin sekitar 2007-2008 cmiiw.

Waskon pada saat itu ada 3-4 seksi, gampangnya nyebut waskon 1 s.d. waskon 4 misalkan ya. Semua nangani WP sesuai wilayahnya, dan jika ada WP yg mengajukan suatu permohonan, maka AR yg membawahi wilayahnyalah yg memprosesnya. Kemudian jika ada WP baru yg terdaftar maka AR itulah juga yg mngawasi & membimbingnya.

Era Pisah Waskon Pelayanan & Waskon Galpot

Aduh saya lupa tahunnya mulai kapan ya, 2014 atau berapa lupa lah. Pada masa ini fungsi melayani WP dan mengawasi WP dipisah. Waskon Pelayanan adalah seksi waskon yang melayani dan menindkalanjuti dari setiap permohonan yang diajukan WP ke KPP. Tugasnya itu aja plus memberikan informasi terkait hak dan kewajiban WP jadi juga merangkap helpdesk.

Waskon pelayanan ini berada di seksi waskon 1. Kemudian waskon 2, 3, 4 dst mengawasi kewajiban perpajakan WP yang diampunya seperti menghimbau, melakukan kunjungan ke tempat WP atau menerbitkan sanksi hingga meriksa. Untuk WP yg baru terdaftar, akan dibimbing di bawah seksi ekstensifikasi dan penyuluhan.

Era Segmentasi (hufth..)

Saya bingung nyebut yang pas. Per 1 Maret 2020. Fungsi AR dikembalikan seperti pada era modernisasi, nanti AR ya mroses permohonan juga ngawasi (menghimbau, meriksa dst) bedanya. Nanti di Waskon II Wajib Pajak strategis (yg setorannya/usahanya gede-gede bakal kumpul disini, WP sisanya terbagi di waskon III dan IV.

WP di waskon 2 otomatis secara kuantitas bakal sedikit tapi kualitas pembayarannya tinggi-tinggi. Dan WP di waskon 3-4 kuantitasnya banyak tetapi secara nilai pembayaran & jumlah pembayar pajaknya lebih kecil. Jadi sekilas mirip kelas akselerasi ya, yg pinter-pinter kumpulin di kelas A tapi muridnya sedikit, sekarang saya di kelas C hehe..

Lalu Efeknya Buat WP?

Nggak banyak sih, sama aja paling buat Anda WP gede-gede atau Anda yg ngurusin pajaknya bisa jadi nanti AR-nya ganti orang karena pergeseran ini. Dan kunjungan kerja bakal makin intensif ke tempat usaha. Nggak usah takut dikunjungi petugas pajak, pastikan petugasnya legal (bawa surat tugas, pakai name tag dsb). Jangan ragu komplain jika ada oknum pajak yang khilaf bermain-main, laporkan segera.

Nah itu aja dulu ya, sebenarnya saya juga masih bingung belum paham bener. Terlebih dari Maret-Juni 2020 adalah masa transisi, karena berubah drastisnya per Juli 2020. nah Anda jadi penasaran & bingung kan? apalagi saya.. 😅

Referensi:

  • Save

Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy link
Powered by Social Snap